PJSBABEL.COM

PRO JURNALISMEDIA SIBER BANGKA BELITUNG

KTB Hadir di Festival Kepemudaan, Dukung Nyata Petani Kopi dan UMKM Bangka Naik Kelas

http://PJSBABEL.COM (Pangkalpinang) — Komitmen nyata Kopi Tanah Bangka (KTB) dalam mendukung petani kopi lokal dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali ditunjukkan melalui kehadirannya di Festival Kepemudaan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pangkalpinang ini berlangsung pada Sabtu (31/10) hingga Minggu (1/11/2026) di Taman Wilhelmina, Pangkalpinang.

Kehadiran KTB dalam festival ini bukan sekadar memperkenalkan dan memasarkan produk kopi kepada masyarakat. Lebih dari itu, KTB membawa misi besar untuk memberikan ruang bagi petani kopi lokal, memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM, sekaligus memperluas peluang pasar bagi produk-produk unggulan daerah.

“Petani kopi bukan sekadar bagian dari rantai produksi, melainkan fondasi penting dalam membangun masa depan industri kopi lokal. Karena itu, keberpihakan kepada petani harus diwujudkan melalui dukungan nyata — mulai dari penguatan kualitas hasil panen, peningkatan nilai tambah, pengembangan produk, hingga perluasan akses pemasaran,” ujar perwakilan KTB.

KTB meyakini bahwa potensi kopi di Pulau Bangka tidak boleh berhenti sebagai potensi semata. Harus ada kerja bersama, keberanian berinovasi, serta kolaborasi lintas sektor agar kopi lokal mampu tumbuh menjadi produk unggulan yang membanggakan dan memiliki tempat di pasar yang lebih luas.

KTB juga berharap peran dan dukungan pemerintah terhadap UMKM semakin nyata dan dapat dirasakan langsung. Program pemberdayaan UMKM, menurutnya, hendaknya tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu menghadirkan pendampingan, akses permodalan, fasilitasi legalitas, peningkatan kapasitas produksi, promosi, serta perluasan jejaring pemasaran.

“UMKM harus didorong untuk naik kelas dengan lebih baik, lebih cepat, dan semakin berdaya saing. Sebab, di balik setiap produk lokal terdapat perjuangan pelaku usaha, harapan keluarga, dan potensi ekonomi masyarakat yang perlu terus diperkuat,” tambahnya.

KTB mengapresiasi ruang kolaborasi yang diberikan Dispora Kota Pangkalpinang melalui festival ini. Kegiatan seperti ini dinilai menjadi bukti bahwa pertemuan antara pemerintah, komunitas, generasi muda, petani, dan pelaku UMKM sangat penting untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang produktif.

Ke depan, KTB berkomitmen untuk terus bergerak bersama berbagai pihak. “Membangun bisnis kopi bukan semata-mata tentang menjual secangkir kopi, tetapi juga tentang bagaimana secangkir kopi dapat membawa cerita, menghidupkan ekonomi petani, menguatkan UMKM, dan mengangkat potensi Pulau Bangka,” tegasnya.(PJS BABEL)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *