PJSBABEL.COM

PRO JURNALISMEDIA SIBER BANGKA BELITUNG

Kasus Santriwati Memanas, Orang Tua Resmi Adukan ke Polda Babel, Super Air Jet Didesak Tanggung Jawab

http://PJSBABEL.COM (PANGKALPINANG) – TitahNusa.com. Insiden tertahannya puluhan santriwati Bangka dalam penerbangan Super Air Jet IU 3823 kini berbuntut panjang. Setelah tidak mendapat kejelasan dan respons memadai dari pihak maskapai, para orang tua santri akhirnya resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Laporan disampaikan ke SPKT Polda Babel sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung diteruskan ke bagian Krimsus untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Ketua rombongan, M. Farhan Adduha, membenarkan langkah tersebut.

Ya bang, tadi para orang tua santri sepakat melaporkan insiden ini ke Polda Babel untuk meminta solusi dan pertanggungjawaban pihak maskapai. Dari pihak maskapai tidak ada respons sama sekali dan terkesan masa bodoh atas persoalan ini,” ujarnya kepada media ini.

Farhan menegaskan, pihaknya membawa bukti lengkap berupa boarding pass penumpang dan boarding bagasi sebagai dasar laporan.

Kita juga bawa boarding pass penumpang dan boarding bagasi. Semua lengkap,” tegasnya.

Kerugian Membengkak Hingga Rp 100 Juta

Jika sebelumnya kerugian ditaksir sekitar Rp 65 juta, kini angka tersebut membengkak hingga diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Nilai itu mencakup pembelian tiket baru sekitar Rp 70 juta untuk keberangkatan keesokan harinya, ditambah biaya transportasi orang tua dari berbagai daerah, konsumsi, serta kebutuhan darurat lainnya selama tertahan.

Bagi sebagian besar orang tua santri, tambahan biaya mendadak tersebut bukan angka kecil. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, mereka terpaksa kembali merogoh kocek demi memastikan anak-anak mereka bisa melanjutkan perjalanan dan tidak semakin tertinggal kegiatan sekolah di pesantren tujuan.

Kekecewaan bukan hanya karena kerugian materiil, tetapi juga dampak psikologis terhadap puluhan santriwati yang harus menunggu tanpa kepastian, padahal seluruh prosedur penerbangan telah dipenuhi: check-in sah, boarding pass tercetak, nomor kursi tersedia, dan bagasi telah masuk pesawat.

Namun 29 santriwati dinyatakan “late” saat masih berada dalam antrean boarding resmi.

Inkonsistensi inilah yang menjadi inti keberatan para orang tua.

Harapan pada Proses Hukum dan Tanggung Jawab Maskapai

Pelaporan ke Polda Babel diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperoleh kejelasan dan pertanggungjawaban. Para orang tua berharap ada penyelesaian yang adil, termasuk penggantian kerugian atas biaya tambahan yang timbul akibat insiden tersebut.

Dalam perspektif perlindungan konsumen, penumpang yang telah memenuhi prosedur administrasi berhak atas kepastian pelayanan sesuai standar operasional penerbangan. Ketika terjadi dugaan kekeliruan dalam penerapan prosedur, maskapai diharapkan hadir memberikan penjelasan transparan dan solusi konkret, bukan diam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Super Air Jet belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan ke Polda Babel maupun tuntutan ganti rugi dari pihak penumpang.

DPRD dan Gubernur Diminta Tidak Diam

Persoalan ini juga dinilai tidak boleh dibiarkan menjadi sengketa antara konsumen dan maskapai semata. Rombongan berasal dari Bangka Belitung dan membawa nama daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan DPRD Provinsi diminta turun tangan.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan unsur pimpinan DPRD diharapkan memanggil pihak maskapai dan otoritas bandara untuk meminta penjelasan resmi serta memastikan hak-hak warga daerah tidak diabaikan.

Negara tidak boleh hadir hanya dalam seremoni, tetapi absen saat warganya menghadapi persoalan nyata.

Puluhan santriwati telah merasakan dampaknya. Orang tua telah menanggung beban tambahan yang tidak sedikit. Kini publik menunggu: apakah akan ada tanggung jawab yang jelas, atau kasus ini akan berlalu tanpa keadilan?

TitahNusa.com masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak maskapai dan otoritas terkait@Zen Adebi.(PJS BABEL) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *