http://PJSBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Kota Pangkalpinang tengah dihebohkan dengan beredarnya sejumlah video yang diduga melibatkan seorang dokter berinisial DR bersama seorang kontraktor bernama Sigit. Kamis (5/3/2026).
Rekaman yang beredar luas di kalangan masyarakat itu memicu perbincangan hangat, terutama setelah file yang disebut-sebut sempat tersimpan di Google Drive dilaporkan telah dihapus, namun telanjur menyebar melalui berbagai aplikasi percakapan.
Berdasarkan penelusuran yang beredar di masyarakat, terdapat sekitar sepuluh video, beberapa foto, serta tangkapan layar percakapan yang diduga memperlihatkan komunikasi pribadi antara kedua sosok tersebut. Materi tersebut kini beredar luas dan menjadi perhatian publik.
Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat seorang perempuan yang diduga dokter DR berada di beberapa lokasi berbeda.
Ada rekaman yang memperlihatkan dirinya di dalam kamar, kamar mandi, hingga di sebuah ruangan yang disebut-sebut sebagai ruang kerja.
Salah satu video yang beredar bahkan menunjukkan perempuan tersebut tengah melakukan panggilan video dengan seseorang dari dalam ruangan yang diduga merupakan kantor tempatnya bekerja.
Dalam rekaman itu, perempuan yang diduga dokter DR terlihat mengenakan pakaian formal berupa kemeja putih, rompi hitam, dan kerudung berwarna cokelat muda.
Busana tersebut diketahui merupakan jenis seragam yang lazim dikenakan aparatur sipil negara (ASN) pada hari-hari tertentu.
Tak hanya isi video yang menjadi perhatian, dugaan lokasi pengambilan rekaman juga ikut disorot. Sejumlah pihak menduga salah satu video direkam di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah (RSUD) Pangkalpinang.
Dugaan ini muncul setelah dalam salah satu potongan video terlihat bagian pintu toilet yang terbuka di area yang disebut-sebut berada di sekitar ruang kerja.
Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait lokasi pasti pengambilan video tersebut.
Di tengah ramainya perbincangan publik, kontraktor bernama Sigit yang disebut-sebut dalam kasus ini tidak membantah adanya hubungan pribadi dengan perempuan yang diduga dokter tersebut.

Caption : Dugaan video yang beredar diduga dokter DR.
Kepada redaksi Jejaring Media KBO Babel, Sigit mengakui bahwa keduanya memang memiliki hubungan sejak beberapa tahun terakhir.
“Hubungan saya dengan DR sudah terjalin sejak tahun 2023, seperti orang yang sedang berpacaran,” ujar Sigit saat menyambangi sekretariat KBO Babel, Jumat (27/2/2026).
Lebih jauh, Sigit juga mengklaim bahwa dirinya dan perempuan tersebut telah melangsungkan pernikahan secara siri pada 3 September 2025 di Jakarta.
Namun pengakuan tersebut menimbulkan polemik baru, karena diketahui Sigit masih memiliki istri sah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa persoalan ini kini telah masuk ke ranah hukum. Sigit disebut telah menjalani pemeriksaan di Polres Pangkalpinang terkait laporan dugaan perzinahan yang diajukan oleh istri sahnya.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami laporan tersebut dengan melakukan klarifikasi terhadap berbagai keterangan serta mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, dokter DR yang disebut-sebut dalam video tersebut hingga kini belum memberikan keterangan resmi kepada publik.
Melalui kuasa hukumnya, yang bersangkutan justru mengirimkan Somasi kepada redaksi Jejaring KBO Babel, dengan menyatakan bahwa perempuan dalam video tersebut bukan dirinya hanya wajahnya mirip klien kuasa hukum.
Upaya konfirmasi dari sejumlah media kepada yang bersangkutan juga belum mendapatkan tanggapan lebih lanjut.

Caption : Dugaan video yang beredar Diduga dokter DR.
Tak hanya itu, pihak media juga berupaya menghubungi suami sah dari dokter DR guna meminta klarifikasi terkait persoalan yang kini menjadi perhatian masyarakat.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respons yang diberikan.
Kasus ini menjadi sorotan bukan hanya karena dugaan hubungan pribadi antara kedua pihak, tetapi juga karena beredarnya konten pribadi yang menyebar luas di ruang digital.
Pengamat hukum mengingatkan bahwa penyebaran konten pribadi tanpa izin dapat berpotensi melanggar hukum, terutama jika materi tersebut disebarluaskan melalui media elektronik.
Di sisi lain, publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses hukum yang tengah berjalan di *Polres Pangkalpinang.
Kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara jelas duduk perkara kasus ini serta memastikan penanganannya berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (KBO BABEL)












Leave a Reply