PJSBABEL.COM

PRO JURNALISMEDIA SIBER BANGKA BELITUNG

Program Bedah Rumah milik Nenek Yati 73 Tahun, Kini Sudah Mencapai 70 Persen pembangunan

PANGKALPINANG PJSBABEL.COM  — Progam rumah layak huni yang di prakarsai oleh kawan kawan Jurnalis Bangka Belitung dan masyarakat memakan waktu kurang lebih dua minggu, kini sudah mencapai 70 persen pembangunan.

Kegiatan rumah layak huni yang berlangsung di RT.004, Keluarahan Tuatunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang ini, mendapat perhatian masyarakat luas.

Pasalnya, rumah berdinding kayu yang lapuk dan genteng yang bocor hingga nyaris roboh ternyata milik seorang janda tua dan selama bertahun- tahun belum pernah mendapatkan perhatian.

Kegiatan yang di prakarsai oleh teman teman jurnalis Bangka Belitung dan Lurah Tuatunu Iwan Benardi terasebut berjalan dengan lancar. Jurnalis Bangka Belitung yang terlibat dalam kegiatan La Ode M Mardani, Dwi Frasetio, M. Aditya, Maulana, Zainal Abidin berikut RT/RW dan masyarakat  sekitar yang melakukan Gotong Royong.

Dok : Gotong royong masyarakat sekitar dalam kegiatan bedah rumah milik nenek yati.

Tidak hanyah para Jurnalis dan Masyarakat sekitar salah satu personil Ditrekrimsus Polda Babel Bripda Wira Dwi Syahputra juga turut berpartisipasi dalam kegiatan rumah layak huni tersebut.

Kepada sejumlah wartawan, La Ode M Murdani pada siaran persnya, Jumat (16/10/2025) pagi. Mengatakan

kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan kerjasama tim jurnalis Bangka Belitung, perangkat keluarahan dan masyarakat Tuatunu berikut satu anggota polri.

“Kegiatan ini alhamdulilah di bantu masyarakat dan Kelurahan, selain para jurnalis dan anggota polri, kegiatan  ini juga berjalan lancar karena ada 25 sponsor yang didalamnya ada pengusaha, TNI AL, Polri dan dari Kementrian Pekerjaan Umum,”kata La Ode.

Dok : Proses pemasangan bata dan pemasangan kusen pintu jendela oleh masyarakat sekitar.

Dilanjutkan La Ode bahwa Direktur Binmas Polda Babel, Satreskrim Polres Bangka Tengah dan Satpolairud Polres Bangka Selatan, juga salah satu pegawai PT. Timah Tbk yakni Pak Garta yang saat ini bersangkutan berada di wilayah Kundur.

“Kemarin juga kami kedatangan Bahbinkantibmas Polsek Gerunggang di lokasi dan beliau langasung ikut memasang batako dan mengaduk semen, alhamdulilah sudah banyak berpartisipasi untuk membantu rumah nenek tersebut,”ungkapnya.

Senada, Lurah Tuatunu Iwan Benardi yang juga di wawancara oleh sejumlah wartawan di lapangan mengatakan kegiatan gotong royong rumah layak huni ini merupakan gagasan tim jurnalis bangka Belitung berserta rekan-rekannya.

“Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada tim Jurnalis RT/RW masyarakat dan Sponsor yang mendukung kegiatan rumah layak huni ini dan alhamdulilah, sekarang sudah 70 persen berjalan lancar,”ujarnya.

Diketahui, Yati (73), Nenek tua itu duduk di atas kursi tua di rumahnya yang sederhana. Dia memegang dompet kecil berisi uang pensiun TNI AD milik almahrum suaminya yang diterimanya setiap bulan.

Dok: Tampak dalam bangunan yang telah berjalan kurang lebih 70 persen pembangunan.

Dengan tangan yang sedikit gemetar, dia menghitung uang receh yang ada di dalamnya. Rumahnya, yang telah berdiri selama puluhan tahun, kini menunjukkan tanda-tanda keausan.

Dindingnya yang kusam, atapnya yang bocor, dan lantainya yang retak-retak. Namun, nenek tua itu tidak terlalu mempermasalahkan. Yang penting baginya adalah bisa hidup dengan tenang dan mandiri.

Setiap bulan, uang pensiun itu menjadi sumber penghidupannya. Dia menggunakan sebagian besar untuk membeli kebutuhan pokok dan membayar biaya listrik. Sisanya, dia gunakan untuk membeli obat-obatan dan kebutuhan lainnya.

Tapi, nenek tua itu sadar bahwa rumahnya tidak bisa bertahan lama lagi. Atapnya yang bocor dan dindingnya yang bolong terbuat dari kayu membuat dia khawatir. Dia takut rumahnya akan roboh kapan saja.

Nenek tua itu berharap ada yang bisa membantu dia memperbaiki rumahnya. Dia ingin bisa hidup dengan lebih nyaman dan aman. Tapi, dia juga tidak ingin merepotkan orang lain. Dia ingin bisa mandiri dan hidup dengan tenang.

Dengan harapan di hati, nenek tua itu melanjutkan hidupnya sehari demi sehari, dengan kekuatan dan ketabahan yang luar biasa. (Red/Pjsbabel)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *