http://PJSBABEL.COM (Bangka Tengah) – Aliansi Penambang Rakyat Kabupaten Bangka Tengah menggelar deklarasi komitmen menjaga keamanan dan ketertiban wilayah pada Jumat (26/6/2026) pukul 14.30 hingga 15.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Warkop Nagya Ice, Kecamatan Lubuk Besar, dan dihadiri sekitar 26 orang yang mewakili unsur penambang rakyat di wilayah tersebut.
Deklarasi ini sekaligus menandai terbentuknya wadah komunikasi dan koordinasi bagi para penambang rakyat. Aliansi ini diketuai oleh Firman dengan Irwan menjabat sebagai sekretaris, serta memiliki sekitar 30 anggota yang tersebar di beberapa wilayah pertambangan di Bangka Tengah.

Menurut Sekretaris Aliansi, Irwan, pembentukan organisasi ini bertujuan memperkuat solidaritas antarpenambang sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Kami ingin menyampaikan aspirasi secara tertib dan teratur. Aliansi ini hadir agar kepentingan penambang rakyat dapat didengar tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujar Irwan.
Dalam kesempatan tersebut, aliansi menyampaikan tiga poin komitmen utama. Pertama, mendukung sepenuhnya program dan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia di bidang pertambangan.
Kedua, mendukung langkah yang diambil melalui PT Timah untuk mengakomodasi kepentingan penambang agar dapat beralih ke jalur usaha resmi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Ketiga, secara tegas menolak segala bentuk provokasi, tindakan anarkis, serta upaya yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Irwan menambahkan, dengan adanya komitmen ini, pihaknya berharap dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik, sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Kabupaten Bangka Tengah ke depannya.(KBO BABEL)












Leave a Reply