http://PJSBABEL.COM (PANGKALPINANG) – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 berlangsung penuh semangat kebersamaan dan komitmen memperkuat organisasi.
Mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional, dan Diakui“, forum tertinggi organisasi tersebut resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, di Restaurant and Cafe Lucky 88 Pangkalpinang, Minggu (12/7/2026).

Caption : Kakanwil Ditjen Pas Bangka Belitung Ade Agustina saat memberikan sambutan mewakili tamu undangan
Musdalub menjadi momentum penting bagi PJS Babel untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia wartawan agar mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik di era digital yang semakin dinamis.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hadir pula Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers, sekaligus memimpin langsung jalannya sidang Musdalub hingga seluruh agenda organisasi berjalan dengan tertib, demokratis, dan sesuai mekanisme organisasi.
Turut hadir dalam pembukaan Musdalub, Kabid Humas Polda Bangka Belitung, perwakilan Penerangan Korem (Penrem) 045/Garuda Jaya, Penerangan Lanal Bangka Belitung, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Bangka Belitung, Pemerintah Kota Pangkalpinang yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Kota Pangkalpinang, Kepala Lapas Kelas IIA Tua Tunu Pangkalpinang, serta sejumlah tokoh masyarakat dan insan pers di Bangka Belitung.
Dalam sambutannya, Ade Agustina menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musdalub PJS Babel yang dinilai bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat eksistensi organisasi, meningkatkan kompetensi wartawan, serta memperkokoh integritas profesi jurnalistik.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat membutuhkan media yang mampu menyajikan informasi secara benar, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Caption : Kakanwil Ditjen Pas Bangka Belitung Ade Agustina pose bersama Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba (kanan) didampingi Rikky Fermana Ketua DPD PJS Babel
“Pers memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di era digital, kecepatan informasi memang penting, tetapi yang jauh lebih utama adalah akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam setiap pemberitaan kepada publik,” ujar Ade Agustina.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme wartawan harus terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Organisasi pers, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak wartawan yang memiliki kemampuan, integritas, serta etika yang baik sehingga mampu menjaga kepercayaan masyarakat.
“Pers yang berpegang teguh pada kode etik, mengedepankan fakta, dan menjunjung tinggi integritas akan menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara,” tegasnya.
Lebih jauh, Ade Agustina menyebut Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memandang media sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun transparansi, mengedukasi masyarakat, sekaligus menyampaikan berbagai program pelayanan publik secara terbuka dan mudah dipahami.
Menurutnya, hubungan pemerintah dengan insan pers harus dibangun berdasarkan rasa saling menghormati terhadap tugas dan fungsi masing-masing. Pemerintah berkewajiban menghadirkan keterbukaan informasi, sementara pers menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, profesional, dan bertanggung jawab.
“Kami memandang media sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun transparansi, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan negara,” katanya.
Ia juga berharap PJS Babel terus berkembang menjadi organisasi pers yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, meningkatkan kapasitas anggotanya melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Bangka Belitung.
Tak hanya itu, Ade Agustina mengajak insan pers ikut mengambil peran dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, melalui karya jurnalistik yang berkualitas, informatif, dan didukung visual yang menarik.
“Saya berharap insan pers ikut memajukan pariwisata Bangka Belitung melalui pemberitaan yang positif, akurat, dan didukung visual yang menarik sehingga potensi daerah semakin dikenal luas,” tuturnya.
Di penghujung sambutannya, Ade Agustina mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Musdalub PJS Babel. Ia berharap forum tersebut melahirkan kepengurusan terbaik yang mampu membawa PJS Bangka Belitung semakin solid, profesional, mandiri, dan diakui sebagai organisasi pers yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang mencerahkan masyarakat.
Musdalub PJS Babel 2026 pun menjadi penanda kuatnya komitmen organisasi untuk terus menjaga marwah profesi wartawan, meningkatkan kualitas jurnalisme, memperkuat solidaritas antaranggota, serta menghadirkan pers yang independen, kredibel, dan dipercaya publik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (PJS Babel)













Leave a Reply