http://PJSBABEL.COM (JAKARTA) –_ Aliansi Tanah Untuk Rakyat (ATUR) Jakarta resmi mengkonsolidasi kekuatan. Aksi akbar yang digelar di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, _Kamis (24/9/2026) pukul 10:33 WIB_, menjadi momentum bersatunya 22 kampung kota yang selama ini berjuang melawan sengketa dan mafia tanah.
Dua wilayah dari Jakarta Timur, _Kebon Sayur (Ciracas)_ dan _Lapangan Tembak – Kelapa Dua Wetan Jaktim_, secara resmi tercatat masuk dalam koalisi ATUR Jakarta. Hal ini terkonfirmasi dalam poster resmi _SERUAN AKSI – WUJUDKAN REFORMA AGRARIA PERKOTAAN_ dan foto barisan massa _Forum Warga RW 06 KDW Jakarta Timur_ di depan bus yang membawa spanduk ATUR Jakarta.

Koalisi ini meliputi: RW 07 Johar Baru, Kampung Sawah Semper Timur, Tridarma Cilandak, Rawa Badung Cakung, Kebon Pala Makasar, Kwini 8, _Kebon Sayur Ciracas, Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan Jaktim_, Hang Jebat Kp Gunung, Kampung Sawah Rawa Terate, Kampung Sawah Cakbar, Kampung Bayam Madani, Kp Rawa Timur, JRMK, Kedaung, Kali Angke, GMNI Jakarta, Front Timur, Penjaringan, Kalimati, dan Kp Rawa Indah.
*PERNYATAAN TEGAS KETUA AKSI KDW OLOAN RAJAGUKGUK:*
Di tengah orasi di Gambir, *Ketua Aksi Forum Warga RW 06 KDW, Oloan Rajagukguk*, memberikan pernyataan tegas yang membakar semangat massa:
> _“Kami dari RW 06 Kelapa Dua Wetan bukan pendatang liar! Kami sudah puluhan tahun tinggal di sini, membangun kampung, menyekolahkan anak-anak kami di sini. Kalau negara masih diam, maka kami sendiri yang akan menjaga tanah kami! Tanah untuk rakyat, bukan untuk mafia! Merdeka!”_ — *Oloan Rajagukguk, Ketua Aksi Forum Warga RW 06 KDW Jakarta Timur.*
Orator dari Kebon Sayur Ciracas pun menyahut lantang:
> _“Tanah untuk rakyat! Dari mana? Dari Kebon Sayur Ciracas! dan warga Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan. Merdeka!”_
*Buku Mafia Tanah Diluncurkan di Bappenas, Warga Geruduk Gambir*
Sehari sebelumnya, Rabu (23/9), di Kementerian PPN/Bappenas, buku _“Strategi Baru Pemberantasan Mafia Pertanahan”_ karya _M. Noor Marzuki (Mantan Sekjen ATR/BPN)_ diluncurkan. Pembahas _IGN Agung Y. Endrawan, SH, MH, CCFA_ menegaskan: _“Pemberantasan mafia tanah perlu strategi internal yang konkret – manusia dan sistem harus dibenahi bersamaan”_.
*PERNYATAAN SIKAP RESMI ATUR JAKARTA:*
*1. WUJUDKAN REFORMA AGRARIA PERKOTAAN SEJATI*
*2. HENTIKAN PENGGUSURAN DAN KRIMINALISASI WARGA*
*3. BERANTAS MAFIA TANAH HINGGA AKARNYA*
*4. BERIKAN KEPASTIAN HUKUM DAN LEGALITAS TANAH RAKYAT*
*5. TANAH UNTUK RAKYAT, BUKAN UNTUK MODAL*
*6. SERUAN SOLIDARITAS NASIONAL*
*LAMPIRAN: 7 TUNTUTAN RESMI KETUA AKSI OLOAN RAJAGUKGUK*
Kepada Yth: Presiden RI, Menteri ATR/BPN RI, Menteri PPN/Bappenas RI.
Kami Forum Warga RW 06 KDW, Kebon Sayur Ciracas, dan Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan, menyampaikan:
*1. Hentikan Segala Bentuk Penggusuran di RW 06 Kelapa Dua Wetan & Kebon Sayur Ciracas.*
*2. Berikan Kepastian Hukum dan Sertifikat Hak Atas Tanah Rakyat.*
*3. Usut Tuntas Mafia Tanah di Kelapa Dua Wetan dan Ciracas – Tegakkan isi buku M. Noor Marzuki.*
*4. Wujudkan Reforma Agraria Perkotaan yang Berkeadilan di DKI Jakarta.*
*5. Cabut Kriminalisasi Terhadap Warga Pejuang Tanah.*
*6. Libatkan Warga Dalam Setiap Kebijakan Tata Ruang Jakarta Timur.*
*7. Tanah Untuk Rakyat, Bukan Untuk Modal!*
Apabila tidak ditindaklanjuti, kami akan menggelar aksi kembali dengan 22 kampung anggota ATUR Jakarta.
Jakarta, 24 September 2026
*Ketua Aksi Forum Warga RW 06 KDW Jakarta Timur,*(PJS BABEL)












Leave a Reply