PJSBABEL.COM

PRO JURNALISMEDIA SIBER BANGKA BELITUNG

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina EP Bunyu Field Edukasi Prinsip 3R dan Tanam Pohon di SMPN 2

http://PJSBABEL.COM (Pulau Bunyu) – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menggandeng pihak manajemen SMP Negeri 2 Pulau Bunyu dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan hidup dan aksi penanaman pohon bersama.

Agenda yang berlangsung pada akhir mei lalu ini melibatkan sebanyak 28 orang siswa-siswi serta 3 orang guru pendamping secara interaktif.

Para peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai dampak negatif pembuangan limbah terhadap ekosistem serta pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R).

Selain itu, materi edukasi juga menitikberatkan pada peran strategis ekosistem hutan bakau dalam menjaga keseimbangan kelestarian wilayah pesisir.

Sinergi korporasi dan sekolah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema global #NowforClimate – Saatnya Bekerja untuk Iklim.

Tingkatkan Kesadaran Ekologis Melalui Program Eco-Literacy

Kegiatan kolaboratif tersebut diproyeksikan menjadi sarana efektif untuk meningkatkan indeks kesadaran ekologis (eco-literacy) di kalangan generasi muda kepulauan.

Para siswa diajak untuk memahami urgensi memilah serta mengelola limbah domestik secara bijak langsung dari sumber domestik pertama mereka.

Langkah taktis ini diharapkan mampu menekan volume buangan sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pulau Bunyu secara signifikan.

Pola pengelolaan difokuskan pada konversi sampah organik menjadi pupuk kompos serta daur ulang material anorganik bernilai ekonomis seperti botol plastik.

Di sisi lain, materi konservasi hutan bakau menjadi salah satu fokus utama yang diberikan oleh tim teknis perusahaan hulu migas tersebut.

Bagi manajemen PEP Bunyu Field, ekosistem mangrove yang lestari berfungsi sebagai infrastruktur hijau alami untuk melindungi fasilitas operasional pesisir dari bahaya abrasi.

Kawasan mangrove tersebut juga memegang peran vital sebagai penyerap emisi karbon alami yang sangat efektif atau dikenal luas dengan istilah blue carbon.

Implementasi Pilar ESG dan Komitmen Tanggung Jawab Sosial

Pjs Senior Manager Bunyu Field, Riza Akbar, menegaskan bahwa agenda ini merupakan salah satu upaya nyata perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Langkah edukatif tersebut sekaligus memperkuat implementasi pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) serta draf program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kegiatan ini menunjukkan bahwa komitmen PEP Bunyu tidak hanya pada ketahanan energi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan, terutama sekitar wilayah operasional,” jelas Riza Akbar.

Melalui semangat kampanye iklim global, institusi hulu migas dan dunia pendidikan ini berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi yang peduli lingkungan.

Riza berharap rangkaian kegiatan ini mampu membentuk para siswa menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa kebiasaan baik ke lingkungan masyarakat.

Aksi nyata kemudian diwujudkan melalui penanaman bibit pohon secara massal di area sekolah demi menciptakan manfaat ekologis jangka panjang bagi warga Pulau Bunyu.

Apresiasi Dunia Pendidikan Terhadap Kemitraan Strategis

Kepala Sekolah SMPN 02 Bunyu, Muhammad Nakir, menyampaikan apresiasi tertinggi atas inisiasi program pelestarian lingkungan yang menyasar langsung anak didiknya.

Melalui program edukasi dan penanaman pohon ini, para siswa tidak hanya menyerap teori murni melainkan terlibat langsung dalam aksi penyelamatan bumi.

Ia berharap sinergi positif antara sektor industri energi dan dunia pendidikan ini dapat terus dipertahankan guna mencetak generasi muda yang berkarakter peduli alam.

Sebagai informasi, PEP Bunyu Field merupakan bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan yang dinakhodai oleh PT Pertamina Hulu Indonesia.

Beroperasi di bawah kontrak kerja sama dengan SKK Migas, PEP Bunyu Field terus mengalirkan program TJSL inovatif di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga tanggap bencana.

Seluruh rangkaian program pemberdayaan masyarakat tersebut diarahkan secara konsisten guna mendukung pencapaian target global Sustainable Development Goals (SDGs).(PJS BABEL) 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *